Sabtu, 07 April 2012

sudahkah kau merasakan damainya paskah?

         mataku masih terasa sangat berat saat dibangunkan oleh kakakku sekitar pukul 3 tadi pagi. aku tidak langsung bergegas dari tempat tidurku. ya aku pikir 5 menit lagi akan sangat lumayan bagiku. rasanya malas sekali untuk mandi sepagi itu, dicampur udara dingin yang amat sangat, jadilah aku hanya mencuci muka dan gosok gigi. dalam hatiku, pasti tidak sedikit yang melakukan hal yang sama denganku jika harus pergi beraktivitas sepagi itu.
         ya hari ini adalah hari paskah yaitu hari dimana seluruh umat Kristiani merayakan hari bangkitnya Yesus Kristus. di hari seperti  ini memang akan dilaksanakan ibadah pada saat subuh. biasanya anak-anak kecil akan pergi mencar telur di tempat yang disediakan gereja sebelumnya , sedangkan pemuda dan orang dewasa akan bersama-sama beribadah di gedung gereja.
        saat aku sampai digereja, kulihat ekspresi jemaat yang sudah hadir . ada yang merona bahagia, antusias . akan tetapi ada juga yang masih bersandar di bahu orang tuanya sambil menahan kantuk. maklum saat itu memang masih pukul 4 subuh. aku yang semula juga merasa kantuk yang sangat berat, tiba-tiba merasa sangat segar melihat suasana gereja dan tatanan panggung yang berbeda dari biasanya. dan aku pikir ibadah seperti ini terlalu berharga jika dilewatkan dengan malas-malasan begitu saja. aku pun bertekad akan mengikuti ibadah dengan hikmat sebagai ungkapan rasa syukurku kepada Tuhan yang telah rela mati dan bangkit kembali untuk menebus dosa-dosaku.
        seperti paskah sebelumnya,ada bintang tamu yang diundang secara khusus untuk memeriahkan acara perayaan pagi tadi.Victor Hutabarat. ya dia memang sangat terkenal dikalangan suku batak. aku rasa orang batak tidak ada yang tidak mengenalnya. begitu juga denganku. aku sudah mengenal dia dan aku pun tau beberapa lagu yang pernah dibawakannya, mengingat ayahku dulu memang sangat suka dengan penyanyi batak itu. dia sempat membawakan dua buah lagu tadi. ya seperti dulu, suaranya tetap indah dan merdu meskipun sudah lanjut usia.beliau begitu gagah dengan kemeja ungunya sambil menyanyi dihadapan semua jemaat.
       sempat juga aku merekam adegan drama yang diperankan oleh pemuda gereja, yang menceritakan tentang penderitaan Yesus saat akan disalibkan. melihat reka adegannya saja aku hampir menangis. aku tdak bisa membayangkan jika aku benar-benar ada disana menyaksikan secara langsung. drama tadi juga menyadarkan aku, betapa berharganya aku dan manusia berdosa bagi-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar